The Pikas

Arung Jeram Sungai Serayu Banjarnegera Bermula dari The PIKAS

Turun dari kereta di stasiun Purwokerto, pukul 10.00, badan rasanya ringan sekali. Pasalnya, beberapa jam ke depan bakal merasakan arung jeram (rafting) di sungai Serayu, Banjarnegara. Hati siapa yang tak gembira, menguji adrenalin di tengah derasnya arus sungai, bercengkrama dalam perahu sembari mengikuti permainan dari pemandu yang dengan isengnya seringkali mengerjai peserta untuk berbasah-basahan.

Menurut perkiraan, butuh kurang lebih dua jam perjalanan menuju Banjarnegara dari Purwokerto menggunakan bus ukuran sedang.

Kali Serayu atau Sungai Serayu (dulu juga disebut Ci Serayu) adalah sungai di Jawa Tengah. Hulu sungai ini berada di Kabupaten Wonosobo (disebut Tuk Bima Lukar atau mata air Bima Lukar) dan bermuara di Cilacap.

Semangat yang memuncak di awal ketika menaiki bus lama-lama memudar. Rasa kecewa mulai menyelimuti diri tatkala dari kejauahan nampak awan hitam menyelimuti langit kabupaten Banjarnegara. Hujan. Di beberapa ruas jalan, nampak pemandangan sungai Serayu yang mengalirkan air kecoklatan dengan derasnya. Ini berita buruk, rencana awal untuk arung jeram terancam gagal.

Dugaan saya sepenuhnya benar, walau saya tak mengharap seperti itu. Setiba di lokasi The PIKAS pukul 15.00, restoran dan penginapan yang menjadi titik awal keberangkatan sekaligus pengelola arung jeram, suasananya masih diselimuti gerimis tipis.  Walau hujan tidak terlalu deras, tapi dipastikan arung jeram dibatalkan sepenuhnya. Air dari hulu masih mengalir deras, pemandu arung jeram tidak mau mengambil risiko peserta dalam kondisi yang ekstrim.

Tentunya bukan saya saja yang kecewa, hampir semua (calon) peserta arung jeram mengalami hal yang sama. Pengelola dan panitia berusaha membujuk peserta untuk mengurangi rasa kecewa dengan berbagai cara, salah satunya kebebasan untuk menjelajahi The PIKAS.

The PIKAS
The PIKAS

Tak mau terus-terusan diliputi rasa kecewa, saya mencoba masuk lebih dalam dari pintu gerbang The PIKAS. Sembari berkeliling mencari spot terbaik, sesekali saya mendekati Pak Akhmad Fajar selaku pemilik The PIKAS.

Di sela sesi foto, Pak Akhmad Fajar yang akrab disapa Mas Akhmad bercerita sekilas. The PIKAS bermula dari usahanya sepuluh tahun yang lalu (sekitar 2010) mengembangkan wisata Banjarnegara. Potensi yang cukup menjanjikan dan dapat dilihat oleh beliau waktu itu adalah sungai Serayu yang dapat dimanfaatkan untuk arun jeram tingkat 3+ (tiga plus).

“Sebagai Sunan Jaga Kali, saya lama bersemedi untuk mendapatkan nama yang pas. Akhirnya ditentukanlah nama The PIKAS sebagai nama resmi. PIKAS sendiri berarti Pinggir Kali Serayu,” candaan Mas Akhmad di sela presentasi diri.

Keterbatasan akses jalan ke Banjarnegera, sistem komunikasi yang tak semudah seperti saat ini, memberikan tantangan tersendiri buat Mas Akhmad untuk mengembangkan usahanya. Tahun-tahun awal dibukanya arung jeram Serayu, dalam sebulan paling hanya mendatangkan satu sampai dua buah tim atau perahu. Itupun kalau musim hujan mulai menduduki wilayah Banjarnegera. Kalau sudah tiba saatnya musim kemarau, maka jumlah peserta berkurang secara drastis.

Ketekunan yang positif memang selalu berbuah manis. Usaha Mas Akhmad mulai dikenal oleh pelancong berbagai daerah. Imbasnya, pesanan untuk arung jeram juga meningkat.

Tak cukup dengan arung jeram, The PIKAS mulai melebarkan sayap dengan menambahkan beberapa fasilitas dan meningkatkan pelayanan. Salah satunya adalah restoran yang bernama Pika Resto atau disingkat menjadi PIKASTO.

Tak hanya Pikas Resto, Mas Akhmad juga menambahkan akomodasi keluarga dan kelompok Akomodasi The PIKAS dibuat dengan tema “nature (alam)” atau bisa juga disebut “back to nature (kembali ke alam)”. Hampir semua bahan bangunan terbuat dari kayu dengan konsep Joglo. Beberapa tanaman seperti padi yang ditumbuhkan di sekitar bangunan memantabkan The PIKAS untu menyediakan akomodasi dengan wajah alam sepenuhnya. Penamaannya berdasarkan nama provinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) di Indonesia dengan tata letak mengikuti arah mata angin, seperti Indonesia versi mini.

Cottage The PIKAS
Cottage JATENG The PIKAS

Ketika pembangunan awal, Mas Akhmad tidak melakukannya sendiri, namun bekerja sama dengan warga lokal. Beberapa bangunan juga diklaim sepenuhnya milik pribadi orang lain. Tapi dengan alasan butuh uang, satu per satu bangunan akomodasi tersebut dijual. Hingga saat ini, Mas Akhmad menjadi pemilik tunggal kesemua akomodasi tersebut.

Tak hanya fasilitas yang bersifat fisik, The PIKAS juga menyediakan layanan non-fisik yang temanya masih menyinggung soal petualangan. Beberapa di antaranya adalah tur dengan mobil jip ke beberapa tempat wisata, seperti Dieng, Berkemah atau camping, serta mancakrida (outbond) untuk kelompok.

Saya berencana untuk mengikuti arung jeram di Sungai Serayu melalui The PIKAS, tapi khawatir kalau kejadian gagalnya arung jeram karena arus deras seperti di atas saya alami.

Beberapa tips berikut mungkin bisa kamu jadikan acuan agar arung jeram di sungai Serayu tetap dapat dijalankan.

Pilih jadwal arung jeram di pagi hari. Umumnya, dalam sehari ada tiga jadwal arung jeram. Jadi, jika gagal di jadwal pertama, masih bisa dimundurkan untuk jadwal berikutnya.

Paling penting, pilihlah musim yang intensitas hujannya tidak terlalu tinggi, baik itu di awal  memasuki musim hujan, maupun akhir musim hujan. Musim hujan di Indonesia seringkali bermula di bulan November.

Terakhir, jangan lupa untuk berdoa. Karena bagaimanapun juga, fenomena alam yang Dia kuasai tak dapat diprediksi dengan akurat.

Sebagai saran, jika pada akhirnya rencana arum jeram gagal dilaksanakan, kamu bisa menggantinya dengan rencana lain, seperti mancakrida atau tur jip ke beberapa tempat wisata di Banjarnegera. Sensasinya memang agak sedikit berbeda, tapi keseruannya hampir bisa disamakan. Alternatif terakhir, cobalah untuk memperpanjang waktu menginap di The PIKAS jika kamu merasa harus sekali untuk mencoba arung jeram di sungai Serayu.

Terakhir, jangan bertanya ke saya akan kesan mengarumi jeram di sungai Serayu. Akan lebih baik kamu merasakannya sendiri dengan menghungi The PIKAS, atau menghubungi Mas Akhmad secara langsung melalui nomor telepon pribadi yang dinyatakan selalu aktif sepanjang hari.


The PIKAS
Basecamp: Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pos-el: banyuwong@gmail.com
08122662155

Yugo Dedy Purwanto

<p>Bagi saya, keindahan itu sederhana. Kota asing di senja dengan langit birunya, serta lampu jalanan yang sudah mulai menyala.</p>

2 Comments

  1. Sini kak main ke Banjarnegara lagi, kita rafting di pagi hari.. Ckck

    1. Sekalian nginap, mancakrida, terus tur pake jip mantab kali ya. haha

Tinggalkan Komentar