Sports HD DV

Sports HD DV

Bagi pegiat jalan-jalan, memiliki alat dokumentasi wajib hukumnya. Fungsinya jelas, mengabadikan momen. Tujuannya bisa bermacam-macam, sebagai bahan tambahan resensi perjalanan, media promosi pengambangan wisata, pamer di media sosial, bahkan ada yang hanya cuma teronggok di media penyimpanan sebagai koleksi pribadi. Jenisnya pun bisa bermacam-macam, mulai dari (D)SLR, pocket camera, bahkan yang mulai ngetren sekarang action camera.

Action camera atau ActionCam mulai banyak diminati pelancong belakangan ini, baik sebagai kamera utama atau sebagai tambahan. Ada banyak keunggulan yang diberikan, mulai dari bentuknya yang sangat mungil sehingga mudah dibawa ke mana-mana, bahkan bisa masuk dalam kantong. Hasil foto/video yang begitu lebar (wide), bisa sampai 180 derajat. Selain itu, kamera ini juga dilengkapi dengan segudang peralatan yang memungkinkan kita untuk menggunakannya di bawah air, menempelkannya pada sepeda, bahkan menaruhnya di helm tanpa khawatir terjatuh. Beberapa peralatan tersebut ada yang dijual terpisah ada juga yang menyatu dalam paket penjualan.

Mohon maaf, karena sudah tidak menggunakan kamera ini lagi, maka pertanyaan seputar masalah teknis tidak bisa dijawab seakurat mungkin.

Ialah salah satunya Sports HD DV. Produk yang satu ini berasal dari Negeri Bambu, negara yang katanya bisa membuat apa saja. Dengan merogoh kantong sebesar Rp. 2.000.000,00 (Dua juta rupiah), kita bisa mendapatkan paket penjualan berupa kamera, charger, baterai serta beberapa mounting yang dapat digabungkan satu sama lain sesuai dengan kebutuhan. Mounting untuk tripod? ada! Untuk sepeda? Sudah tersedia! Bahkan untuk tongsis (selfie stick) juga sudah termasuk di dalamnya.

Terdapat empat tombol utama pada body kamera, tombol Power sekaligus tombol Mode pada bagian depan, tombol OK pada bagian atas dan tombol Next & Prev pada bagian kanan.

Tombol Mode berfungsi untuk memindah layar dari mode video, gambar dan setting. Dalam mode gambar, tombol OK berfungsi sebagai shutter untuk menangkap dan merekam gambar objek yang tertangkap di layar belakang. Tombol Next & Prev berfungsi sebagai navigasi dan mempunyai fungsi lain berupa zoom in dan zoom out ketika dalam mode video ataupun gambar.

Baik dalam kotak pembungkus kamera atau di kamera itu sendiri, terpampang jelas logo wi-fi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan kamera dengan device yang memiliki konektivitas wi-fi. Remote wi-fi ini sangat berguna  dalam penggunaan kamera kecil seperti ini seperti preview gambar, pengaturan dan lainnya.

Saya menocoba mengunduh aplikasi Sports HD DV untuk Android dan berhasil menghubungkan keduanya via  wi-fi. Tapi, entah kenapa aplikasi tersebut selalu menampilkan pesan “No camera detected“. Ada yang kurang dari cara koneksi tersebut? Atau perangkat lunak yang saya unduh keliru? Entahlah.

Mode Gambar

Dengan resolusi sebesar 14MP, menghasilkan sebuah file dengan ukuran 5-6 MB untuk setiap fotonya. Sayangnya, secara bawaan warna yang dihasilkan gambar kurang vivid dan kurang tajam. Saya kurang begitu menjelajah lebih jauh. Bisa jadi, tersedia mode gambar yang dapat dilipih seperti pada kamera digital umumnya, misal landscape, potrait, macro, dan lain sebagainya.

Untuk menghasilkan efek foto cembung, kita bisa menaikkan kamera kemudian mengarahkannya ke bawah dengan kemiringan 45 derajat. Pun begitu sebaliknya, untuk menghasilkan foto mencekung, kita bisa menurunkan kamera dan mengarahkan ke atas dengan kemiringan yang sama.

Ada banyak pengaturan dalam mode gambar, seperti sensitifitas ISO, timelapse mode, pengaturan resolusi mulai dari 14MP sampai dengan VGA. Pengaturan paling menarik adalah self timer, di mana kita bisa mengatur kamera agar mengambil gambar setiap sekian detik setelah kita tekan tombol OK dan akan berhenti setelah kita menekan tombol OK untuk kedua kalinya.

Mode Video

Terdapat empat pengaturan resolusi: 1920×1080 30 fps, 1280×720 30fps, 1280×720 60fps dan 640×480 30fps. Dalam mode video, kita juga dapat mengatur scene sesuai dengan objek yang akan kita ambil, tersedia scene auto, sports, portrait, landscape, snow, fireworks dan beach.

Yugo Dedy Purwanto

<p>Web Programmer and traveler. Penulis blog pribadi dalam hal berbagi pengalaman menjelajahi seluk beluk Nusantara.</p>
<p>Hobi foto dan jalan-jalan.</p>

20 Comments

  1. gan mau tanya bagaimana menyambungkan ke android padal wifinya sudah terhubung

    1. Saya juga gagal menghubungkannya Mas.

  2. Cara supaya hasilnya cembung gimana min?

  3. Mau tamya nih cara membuka video yg ga sengaja terkuci gmn yah ??ga bisa di apuss jdiny??

    1. Maaf, sudah ga pakai kamera ini.

  4. Knapa 4k sports sya gak bisa ngonek dngn hp j1ace saya

    1. Kemungkinan memang bermasalah di Software nya mas, saya juga gagal koneksi menggunakan smrtphone.

  5. Mas saya mau nanya nih, knpa ya sport cam punya saya kan 1080, tapi hasilnya 720, padahal udah di setting 1080, tetep aja hasilnya 720, gmna ya itu mas, mohon bantuannya ya mas

  6. Cara biar konek k hp gimana yah..

    1. Saya belum berhasil juga konek ke smartphone. 🙁

  7. untuk upgrade gmn gan

  8. Knpa setiap gambar yg dihasil kn berbeda setelah di save … itu kenpa sih ? Ada yg tau ?

  9. Iya cara menghilangkan tanggal nya gmn ya

  10. Kalo ada conection time out.please check your wi-fi conection itu gimana ya padahal sudah tersambung wi-fi nya

  11. gan mau tanya…
    Setiap selesai mengambil gambar selalu ada text EVALUATION ONLY,, bagaimana cara menghilangkannya ??

    1. Maaf gan, udah ga pake action cam ini lagi. Jadi ga bisa utak atik pengaturannya. ?

    2. iya punya saya juga setiap habis ambil gambar ada text evaluation only kenapa ya?

      1. gan, msih kya gtu gk pnya kmu ?

      2. iya masih begitu itu kenapa yaaa

  12. mas, mau tanya, cara menghilangkan tanggal dan waktu pada foto gmana ya?

Tinggalkan Komentar