Pantai Malang

5 Pantai Eksotis di Batu Malang

Sebelum berpikir akan berlibur ke Bali untuk menikmati pantai-pantainya. Tahan dulu rencana kamu ya! Selain Bali, masih ada Kota lain di Indonesia yang memiliki pantai yang tak kalah cantik dan eksotisnya.

Adalah Malang atau Kota Batu Malang, di mana kamu dapat menikmati wisata baharinya dari utara hingga selatan. Cara menuju Malang pun mudah, kamu dapat menggunakan kereta api, pesawat terbang ataupun kendaraan beroda lainnya. Malang tumbuh menjadi kota pariwisata yang makin diminati para wisatawan. Selain objek wisatanya yang beragam, berbagai kuliner unik pun bisa di santap di Kota Apel ini. Pun begitu daftar hotel di Batu Malang pun banyak pilihan mulai dari bintang satu hingga lima dengan harga yang bervariasi.

Lalu, pantai apa sajakah yang akan menyihir para wisatawan untuk datang kembali? Berikut ini rangkumannya.

1. Pantai Bantol

Masih sedikit wisatawan yang mengetahui adanya Pantai Bantol yang berada di Dusun Sumber Celeng, Pesisir pantai Selatan yang berada di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Untuk menuju Pantai Bantol, kamu hanya perlu mengikuti petunjuk arah ke Pantai Ngliyep. Dari pusat Kota Malang ke arah selatan. Dalam waktu 2,5 jam kamu sudah tiba di Pantai Bantol yang bersih ini.

Ya, kamu tidak akan menemukan sampah yang berserakan ataupun yang terbawa ombak. Airnya sangat jernih dan ombaknya pun tergolong kecil karena terhalang teluk dan batu karang. Biasanya, di atas batu karang atau warga sekitar menyebutnya dengan Pesanggrahan selalu dijadikan tempat untuk ritual keagamaan dan menjadi tempat yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Selain terkenal sebagai Pantai yang masih virgin, Pantai Bantol pun terkenal akan lobsternya yang berkualitas tapi dijual dengan harga yang terjangkau mula dari Rp100.000,- hingga Rp150.000 per kilogramnya.

2. Pantai Nganteb

Pantai Nganteb masih digunakan oleh warga sekitar untuk melakukan ritual keagamaan atau kejawen. Mereka rutin melakukan ritual ke pusara yang ada di daerah Pantai Nganteb. Selain itu, Pantai Nganteb adalah surga bagi kamu yang suka dengan surfing. Pantai Nganteb emiliki ombak yang besar dan tinggi kurang lebih 10 meter. Hal inilah yang menjadi daya tarik turis mancanegara seperti Australia dan Amerika untuk berselancar di Pantai yang perairannya hampir tidak ada karang.

Hamparan pasir putih akan menjadi area yang paling menyenangkan untuk berfoto. Namun, saat mengunjungi Pantai Nganteb kamu harus benar-benar mengkuti peraturannya termasuk saat dilarang untuk berenang. Sebagai gantinya kamu bisa berenang di muara sungai yang memiliki air jernih. Muara sungai berada di sebelah timur Pantai Nganteb. Tertarik datang ke Pantai Religi sekaligus surga surfing, kamu hanya perlu membayar tiket Rp7.500,-.

3. Pantai Kondan Merak

Cerita inilah yang membuat Pantai ini diberi nama Kondang Merak. Tahun 1980, banyak burung merak yang bergerombol datang untuk meminum air pantai ini. Namun akibat pemburuan liar, burung merak pun lambat laun lenyap. Kini, Pantai Kondang Merak dikenal sebagai penghasil ikan hias di Malang. Biota-biota lautnya akan membuat siapapun pengunjung terhipnosis akan keindahannya. Di bagian pantai sudah mulai berlumut dan dipenuhi terumbu karang spons. Berbagai biota laut seperti landak laut, lobster, muntimun laut, dan gurita kecil pun bisa kamu temukan dengan mudah.

Pantai Kondang Merak sudah dikelola dengan baik maka kamu tak perlu khawatir jika tidak menemukan mushola, warung-warung ataupun penginapan. Biaya retribusi hanya Rp7.500 per orang. Untuk menuju Pantai Kondang Merak dari Kota Malang, kamu hanya perlu menuju arah Kepanjen. Kemudian mengikuti papan petunjuk arah.

4. Pantai Jembatan Panjang

Dengan berkendara, kamu memerlukan waktu tiga jam untuk tiba di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigoco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Dari Kota Malang kamu dapat menelusuri Jalan menuju Bantur atau Pantai Balekambang. Keunikan Pantai Jembatan Panjang terdapat pulau kecil yang berada di tengah laut. Pantai Jembatan Panjang juga menyimpan cerita mistis tepatnya di jembatan itu sendiri. Warga sekitar sudah memperbaiki jembatan penghubung pantai ke pulau kecil hingga berkali-kali. Tapi tidak berlangsung lama, selalu rusak. Konon, penghuni pulau tersebut terganggu. Terlepas dari cerita mistik tersebut keindahan Pantai Jembatan Panjang yang memiliki hamparan pasir putih dan airnya yang jernih bahkan biota-biota laut dan terumbu karang pun bisa terlihat jelas, tak pernah kehilangan wisatawan.

5. Pantai Clungup

Setiba di sana papan bertulisan “Clungup Mangrove Conversation” akan memperlihatkan pada kamu keunikan pertama dari Pantai Clungup. Ya, di Pantai Clungup kamu dapat melihat hutan mangrove yang masih lebat dan terjaga. Pantai ini dikelilingi oleh bukit dan pulau kecil yang semakin membuat pantai ini semakin cantik. Namun kamu harus berhati-hati karena masih banyaknya serpihan karang. Sepanjang jalan menuju Pantai Clungup kamu dapat menyaksikan panorama persawahan dan juga gunung-gunung yang cocok untuk bidikan kamera.

Tunggu apalagi segera siapkan diri untuk explore pantai-pantai yang ada di Malang Selatan dan untuk akomodasi percayakan hotel booking melalui Reservasi.com yang dapat diakses melalui website dan aplikasi.

Yugo Dedy Purwanto

<p>Web Programmer and traveler. Penulis blog pribadi dalam hal berbagi pengalaman menjelajahi seluk beluk Nusantara.</p>
<p>Hobi foto dan jalan-jalan.</p>

4 Comments

  1. Wah pantainya unik-unik sekali. Tidak hanya menyuguhkan panorama, tetapi juga kental akan cerita dan unsur religi masyarakat setempat. Boleh bangetlah dikunjungi, ke pantai tidak cuma cari pantai. Dan apalagi ini ada di Malang, jadi ke Malang tidak cuma cari apel doang sebagai oleh-oleh. Bisa dapat panorama pantai dan cerita soal kearifan lokal setempat.

    1. Sejujurnya pantai di atas belum pernah aku kunjungi sama sekali loh Om. 🙁

      Tapi nampaknya harus aku jadikan destinasi berikutnya kalo main ke Malang. Sesekali menghabiskan banyak waktu di Malang dibanding Batu. 😀

  2. Kemarin banyak baca wisata malang untuk keluarga, sekarang masuk ke wisata malang untuk pantai. Saya pernah sekali ke Batu, nyicip sate kelinci :D, udaranya juga sejuk.

    1. Aku malah seringnya main di Batu, ada banyak wahana modern dan natural soalnya di sana. Btw, untuk sate kelincinya daerah mana Om?

      Aku malah baru tau, taunya cuma Tawangmangu. hahaha

Tinggalkan Komentar